Beranda > What I See > Harapan dan Keberuntungan?

Harapan dan Keberuntungan?

Sebuah tempat makan, food court orang-orang menyebutnya, terdapat sebuah air mancur yang bertuliskan fountain of hope and luck. Hope and luck? Kalau melihat tempatnya dan waktu saat saya datangi tempat itu, lebih cocok jika diganti dengan hope and lust ketimbang hope and luck. Penampilan mini beberapa perempuan tentunya akan menggugah lust kita semua, para lelaki. Tidak ingin munafik dengan keadaan demikian, jadi wajar jika saya memiliki hope and lust di sana ketimbang luck.

Bagi semua orang, hope berarti harapan. Artinya kejadian tersebut belum terjadi tetapi mengharapkan kejadian tersebut terjadi. Harapan akan apa, tentunya berkaitan dengan hal-hal yang diinginkan orang yang mengharapkan sesuatu terjadi. Misalnya, hari ini cuacanya mendung dan hujan sebentar lagi turun, tapi saya mengharapkan mendung akan berlalu dan matahari bersinar kembali. Belum terjadi, tetapi saya sudah memiliki apa yang disebut hope.

Dalam kamus Oxford saku milik saya, tertulis pengertian yang paling pertama dalam hope adalah desire, kemudian disusul dengan expectation. Sehingga jika menarik pengertian, maka hope tidak lari dari apa yang disebut keinginan. Expectation memberikan arti yang berbeda dari kata hope ini menjadi keinginan dan harapan. Kalau dipecah lagi menjadi per kata, maka desire adalah strong wish. Wish adalah harapan tetapi kemungkinan terjadinya tidaklah sebesar hope. Wish adalah angan-angan yang diinginkan. Jadi kalau strong wish mungkin adalah angan-angan yang kuat, atau keinginan yang kuat. Hope adalah wants di masa depan.

Luck adalah kejadian yang jarang terjadi. Jikapun itu terjadi sangat sedikit kemungkinan hal tersebut akan berulang. Dan karena itu, kamus Oxford kecil ini member pengertian good things that happen by chance. Bahasa Indonesianya singkat, keberuntungan. Adakah kita mengalami sesuatu yang baik karena keberuntungan? Kalau sesuatu yang jahat terjadi, orang akan menyebutnya ketidakberuntungan. Sungguh aneh jika melihat pengertian kedua dari luck itu adalah the force that causes good or bad things to happen. Jadi luck, bukan melulu untuk hal yang baik, tapi juga untuk hal yang buruk.

Melewati tulisan tersebut, fountain of hope and luck. Saya berpikir apa benar sesuatu terjadi by chance? Seringkali orang berpikir bahwa kesuksesan seseorang adalah luck, dan tidak sedikit yang berpikir bahwa keberuntungan adalah hal yang paling dicari di dunia ini. Dalam permainan judi, luck menjadi nomor 1 komoditas utama untuk memenangkan suatu permainan. Tidak ada yang berpikir hal tersebut telah diatur oleh sistem atau oleh bandar judi (teori konspirasi). Permainan lotre pun disandarkan pada luck. Kalau saya bisa mendefinisikan luck, maka saya akan mendefinisikan luck adalah suatu kejadian pasti dari harapan seseorang yang terjadi by chance.

Hope and luck berarti pasti. Hope membuat kita mengharapkan sesuatu dan luck mendorong harapan itu terjadi tapi by chance. Dan sialnya, luck itu lebih banyak tidak terjadi secara berulang tetapi hanya sekali dalam suatu rentangan waktu. Luck yang kita miliki tidak mungkin terjadi lagi untuk hope yang sama dalam suatu waktu yang berbeda. Luck juga tidak bisa diwariskan. Saya memiliki luck pada hari ini, tapi besok belum tentu. Bisa saja saya unlucky. Pada saya hari ini terjadi luck, belum tentu pada anak saya terjadi hal yang sama, atau pada cucu saya, atau pada generasi-generasi setelah saya. Luck adalah egoisme pribadi manusia untuk mencapai hope pribadinya.

Tapi apa yang bisa menjadi teman dari hope untuk memiliki kepastian (certain events)? Karena saya Kristen, maka saya akan memberikan salah satu sahabat untuk hope, yaitu Faith. Dalam 1 Korintus 13 dinyatakan oleh Paulus tentang iman, pengharapan, dan kasih (faith, hope, and love). Saya hanya mengambil faith untuk mempersempit dan mencoba menghilangkan pengaruh luck dalam kehidupan manusia. Apakah gunanya luck kalau kita memiliki faith, yang menganggap semua kejadian yang terjadi pada diri kita adalah bukan semata karena luck.

Faith, dalam kamus kecil saya, didefinisikan sebagai kepercayaan yang kuat dan yakin pada sesuatu. Dalam Alkitab, Rasul Paulus dalam suratnya kepada orang Ibrani, menyatakan bahwa iman (faith) adalah dasar dari segala sesuatu. Artinya faith adalah hal yang tidak terlihat, karena dia adalah dasar. Di sebuah rumah yang kokoh strukturnya pasti memiliki fondasi atau dasar yang kuat. Dasar yang kuat menjadi alasan suatu bukti itu kuat. Rumah tersebut kuat bukan karena tiang-tiang rumah tersebut yang kokoh, atau sebuah gedung yang tinggi menjulang ke angkasa bukan karena besi-besi yang besarnya setengah mati atau baja-baja yang ditata sedemikian rupa yang membuatnya kokoh, tetapi fondasinya. Fondasinya dibuat untuk tahan gempa, tahan untuk dibangun 1000 lantai lagi, tahan untuk menjadi bangunan yang kokoh selamanya. Faith adalah hal yang demikian, dia adalah dasar, fondasi dalam kita melakukan pengharapan. Kita melakukan sesuatu karena kita memiliki iman akan sebuah pengharapan.

Dan bagaimana dengan luck itu sendiri? Apakah luck itu iman? Jauh! Luck hanyalah model keegoisan manusia yang meninginkan hal yang diinginkannya terjadi tanpa usaha. Luck hanya ada di meja-meja perjudian, di nomor-nomor togel yang berkeliaran. Dan luck itu bisa lari kapan saja, dia akan pergi kepada orang yang dia sukai. Kita tidak bisa menghindari eksistensi dari luck itu sendiri. Kebergantungan diri kepada luck justru membawa kekecewaan. Bayangkan jika kita mengharapkan sesuatu yang baik terjadi kemudian menunggu datangnya luck tersebut, maka kita bisa menyebutnya bodoh dan membuang waktu. Tapi jika kita mengharapkan sesuatu, tetapi dengan dasar iman. Hal tersebut pasti terjadi, walaupun tidak disebutkan waktunya kapan. Luck pun memiliki waktu kepastian yang tidak pasti yang bersifat jangka pendek. Dengan iman, maka kita akan mengamini segala sesuatu indah pada waktunya.

Faith adalah sesuatu yang kita percaya bahwa itu ada. Allah hanya kita bisa percayai melalui faith, dan bukan luck. Tapi untuk membuktikan faith kita, maka kita harus berbuat sesuatu untuk membuktikan faith kita. Luck, bisa melakukan bisa juga tidak melakukan. Atau yang dilakukan hanyalah memperbesar peluang untuk menikmati keegoisan diri. Satu hal yang saya ketahui tentang faith adalah mungkin bukan kita yang akan mendapatkan gelar karena pekerjaan kita, mungkin orang lain yang akan melakukan, tapi kita berusaha menunjukkan bahwa faith kita tetap ada walaupun hari ini mungkin belum terjadi sesuatu.

Faith adalah kepastian dan hope adalah harapan. Is there any fountain of hope and faith here?

 

Iklan
Kategori:What I See
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: