Beranda > Shushan's Column > Di Pameran HUT Sulawesi Utara

Di Pameran HUT Sulawesi Utara

Dalam rangka ulang tahun Sulawesi Utara yang ke-48, diadakan pameran pembangunan di Kayuwatu selama seminggu mulai tanggal 22 – 29 September 2012. Indofood turut berpartisipasi dalam acara ini. Beberapa karyawan, khususnya yang tinggal di Manado, telah mendapat jadwal untuk menjaga stand secara bergantian. Jadwal saya di hari Sabtu pas pembukaan dan hari Kamis. Pembukaan berlangsung malam, tapi saya datang dari sorenya untuk persiapan. Untuk hari selanjutnya harus mulai jaga sejak jam 08.00 pagi.

Sekedar petunjuk buat yang mau ke lokasi pameran sendiri dengan kendaraan umum. Naik angkot sampai ke area pusat kota, selanjutnya ganti angkot jurusan Kairagi sampai di pangkalan ojek dekat pompa bensin Kairagi. Karena angkot Kairagi nggak sampe di Kayuwatu jadi dari sini kita naik ojek. Mungkin kalo penumpangnya banyak dengan tujuan yang sama bisa nego dengan sopirnya supaya diantar langsung sampai ke lokasi pameran. Di pangkalan ojek kita tinggal bilang ke tukang ojek untuk mengantar ke lokasi pameran. Karena saya tujuannya sudah pasti di stand Kota Bitung, jadi saya langsung bilang ke tukang ojeknya untuk diantar ke stand Kota Bitung. Bayarannya sih normalnya 5 ribu perak dan sebaiknya dibayar dengan uang pas biar nggak repot atau kena harga lebih tinggi. Tapi waktu itu saya diminta bayar 10 ribu terus saya tawar jadi 5 ribu. Tukang ojeknya agak kesal dan bersikeras dibayar 10 ribu. Saya bilang uang pas saya 7 ribu, dan dia akhirnya terima. Memang karena hari pembukaan jadi jalan utama dilokasi pameran ditutup untuk kendaraan dan kita harus mutar lewat jalan belakang. Nggak jauh sih, tapi agak repot karena jalannya tidak terlalu bagus dan belum diaspal.

Di Kayuwatu ada tempat yang dikhususkan untuk pameran. Bagian depan jalan masuk area pameran ada gapura batu. Selain tempat pameran dan jualan terbuka (tapi harus ada ijin), tiap kota dan kabupaten di Sulawesi Utara telah disediakan tempatnya masing-masing, area yang cukup luas (nggak tahu luasnya berapa) lengkap dengan rumah panggung, panggung pertunjukan, dan halaman tempat berdirinya stand dari dinas negeri dan swasta. Seluruh area pameran telah dihias semeriah mungkin. Suasana mulai ramai dengan banyaknya orang yang menjual bermacam-macam makanan dan barang, banyak juga yang masih sibuk mempersiapkan stand untuk acara pembukaan nanti malam. Pengunjung sudah berdatangan padahal hari masih sore.

Karena lokasi pabrik ada di Bitung, jadi stand didirikan di area pameran Kota Bitung. Pada bagian gerbang ada patung Cakalang (ikan tongkol) yang menjadi salah satu ciri khas kota ini. Begitu memasuki area stand Kota Bitung, berjejer di sebelah kiri kita akan menemukan panggung pertunjukan, di sampingnya ada kolam dengan air mancur buatan, selanjutnya di samping kolam ada tempat jualan produk-produk Indofood. Agak ke dalam tepat di bagian tengah, ada sebuah rumah panggung. Bagian dalam, samping kiri-kanan dan belakangnya dibuat bermacam-macam stand baik dari dinas negeri maupun perusahaan swasta. Di samping kiri rumah panggung, tepat di sebelah tempat penjualan produk-produk Indofood, dibuat semacam kafe kecil tempat orang-orang yang ingin makan mie yang sudah dimasak dan ada juga yang sekedar duduk sambil berbincang-bincang. Selanjutnya ada stand Indofood, stand Sari Cakalang (menjual ikan kaleng), stand kerajinan dan produk khas berbagai daerah di sekitar Bitung yang berjejer-jejer sampai bagian belakang rumah panggung dan beberapa stand lain. Makan malam ala prasmanan sudah diatur di lantai dua dan tepat di depan stand Indofood. Tiap daerah menyediakan makanannya di tempat masing-masing. Pada saat pembukaan dan penutupan pameran memang ada acara makan bersama. Tiap orang bebas untuk makan, selagi makanannya masih ada.

Sebagian pajangan produk dan sertifikat

Sebenarnya yang bertugas jaga dalam sehari ada 2 orang (kayak shift di supermarket gitu), tapi berhubung teman yang giliran jaga dengan saya hari itu lagi berhalangan, jadi saya menjaga stand sendirian. Ada juga sih teman-teman yang lain di lokasi pameran, tapi mereka punya tugasnya masing-masing. Sayangnya karena harus menjaga stand jadi saya tidak bisa melihat-lihat stand yang lain. Stand tidak boleh dibiarkan tanpa ada yang menjaga. Untuk area Kota Bitung saja saya belum sempat melihat stand yang ada di bagian dalam dan samping kanan rumah panggung.

Meja Penerima Tamu (tempat duduk penjaga stand)

Acara pembukaan dihadiri oleh Gubernur Sarundajang. Sekitar jam 09.00 beliau sempat mengunjungi stand kami. Tepatnya singgah sebentar dan menandatangani buku tamu, tidak sampai masuk ke dalam stand. Setelah kunjungan gubernur barulah acara makan malam bersama dimulai. Malam makin ramai dengan berbagai acara-acara hiburan berupa lagu-lagu, pertunjukan komedi dan dansa bersama. Setelah makan malam para pegawai dinas pariwisata kota Bitung ramai-ramai bergoyang cha-cha secara berpasangan di depan panggung. Untung saja cuacanya cerah, jadi acara di tempat terbuka seperti itu bisa tetap berlangsung. Seru juga melihat mereka. Tiap daerah punya acara hiburannya masing-masing, suara dari tiap panggung jadi bercampur aduk.

Jam 11.30 barulah suasana mulai tenang. Saya pun sudah membereskan stand, tinggal menunggu tim marketing yang akan mengantar pulang. Kami pulang sekitar jam 12.30.

Foto bersama tim marketing (SPG)

Iklan
Kategori:Shushan's Column
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: