Beranda > Olah Raga > Analisa Liga Champions Eropa 2011/2012

Analisa Liga Champions Eropa 2011/2012

Liga Champions Eropa (LCE) kembali bergema. Mulai hari Selasa (Rabu dinihari waktu Indonesia), kompetisi antar klub terbaik di dunia akan dimulai. Tim-tim dari benua biru mulai akan saling berhadapan di fase grup. Untuk gelaran kali ini, LCE akan lebih istimewa karena persaingan lebih terasa. Barcelona, kampiun musim lalu pun harus lebih hati-hati walaupun akuisisi terhadap Cesc Fabregas dan Alexis Sanchez dapat menambah daya dobrak mereka. Finalis musim lalu pun Manchester United (MU) telah memperkuat jajaran pemainnya dengan mendatangkan pemain-pemain muda masa depan. David de Gea, Phil Jones, Ashley Young, dan kembalinya Danny Welbeck dari masa pinjaman membuat MU memiliki kedalaman skuad yang cukup mumpuni. Bagaimana dengan tim-tim besar lainnya dan analisa kiprah mereka di LCE?

Barcelona, tim juara musim lalu, merupakan tim yang paling sukses selama 3 tahun terakhir ini. 2 kali juara dalam 3 tahun merupakan prestasi yang membanggakan bagi klub asal Catalonia tersebut. Lionel Messi dkk pun menjadi momok bagi klub-klub lain yang menargetkan juara Liga Champions musim ini. Perekrutan Cesc Fabregas dan Alexis Sanchez menjadi perekrutan terbesar Barcelona dalam 3 musim ini. Adaptasi yang cepat membuat Pep Guardiola dapat merancang strategi-strategi baru dalam menghadapi ketatnya kompetisi LCE. Kombinasi lini tengah dan depan dengan masuknya kedua pemain tersebut. Namun, Barcelona bukannya tanpa kelemahan, tiadanya pemain pengganti yang pas untuk duet lini belakang Puyol-Pique dapat menjadi bumerang Barcelona. Sampai saat ini, Javier Mascherano maupun Sergio Busquet masih menjadi solusi yang tepat bagi Barcelona. Peluang mereka untuk juara dua kali berturut-turut terbuka lebar.

Manchester United (MU),tim finalis musim lalu yang merupakan tim tersukses di daratan Inggris telah memperkuat diri dengan perekrutan-perekrutan pemain muda untuk menutupi pensiunnya Paul Scholes, Edwin Van Der Sar dan Gary Neville. Phil Jones, Ashley Young, David De Gea, dan 2 pemain akademi MU yg kembali dari masa peminjaman yaitu Danny Wellbeck dan Tom Cleverley menjadi senjata simpanan MU di LCE nantinya. Permainan atraktif dari pemain-pemain tersebut di Premiere League menjadi buktinya. Sehingga saat ini, para supporter MU pun tidak terlalu bersedih atas pensiunnya beberapa pemain kunci. Wayne Rooney yang lebih dewasa dan Javier Hernandez yang makin menyatu dengan permainan tim, membuat tim ini lebih kompak dan siap mengarungi musim baru di LCE. Kelemahan MU adalah pembagian stamina dan konsentrasi dalam mengarungi musim 2011/2012, mengapa? Liga Inggris adalah liga yang keras dengan persaingan ketat ditambah jadwal Piala FA dan Piala Carling menjadi sesuatu yang bisa menguras tenaga para pemain nantinya.

Real Madrid (Madrid), musuh bebuyutan dari Barcelona ini tidak mau kalah. Pemain-pemain galacticos didatangkan ke Bernabeu. Fabio Contreau, Jose Maria Callejon, Nuri Sahin, dan Hamit Altintop datang melengkapi para galacticos yg telah lebih dahulu menghuni Bernabeu. Kekalahan dari Barcelona musim lalu menjadi batu loncatan bagi Madrid dan Jose Mourinho untuk tampil lebih baik di kancah ini. 9 kali juara Liga Champions mengalami puasa gelar sejak 2001. Presiden Florentino Perez pun sangat berambisi melihat Real Madrid juara untuk yang ke 10 kalinya. Motivasi ini bisa menjadi pemicu hasrat ingin juara LCE bagi Madrid, mengingat musuh mereka Barcelona telah menjadi juara 3 kali dalam 10 musim terakhir kompetisi LCE. Hanya Barcelona dan Manchester United yang menjadi penghalang Madrid untuk menjadi juara.

Chelsea, tim asal kota London ini masih penasaran dengan trofi LCE. Bukan hanya itu, Roman Abramovich, sang owner klub pun terus mengganti pelatih yang mampu menggapai trofi tersebut. Sejak kalah di final Moskow 2008, 3 musim berikutnya Chelsea gagal masuk ke final lagi. Bahkan pada tahun 2009/2010, Chelsea kandas di perdelapan final oleh Inter Milan yang menjadi juara pada tahun tersebut. Sejak memecat pelatih Carlo Ancelotti, Chelsea mendatangkan pelatih muda berbakat dari Portugal Anders Villas-Boas (AVB). Pelatih yang masih berusia 33 tahun ketika memenangkan gelar treble bagi Porto ini pun sudah diberi target tinggi. Sorotan para pecinta sepak bola kepada sosok AVB sangatlah tinggi, belum lagi pers Inggris yang seringkali memanas-manasi situasi dalam sepak bola. Musim lalu, Chelsea kalah di perempat final melawan MU. Mereka berbenah, selain mendatangkan pelatih AVB, Chelsea mendatangkan Romano Lukaku, Juan Mata, dan Raul Meirelles, serta kembalinya Daniel Sturridge ke dalam skuad the Blues akan membuat komposisi pemain yang kuat. Kelemahan Chelsea dalam mengarungi LCE adalah pada focus dan mental mereka dalam mengarungi kompetisi. Beberapa kali Chelsea seakan kehilangan determinasi dalam permainan, serta tekanan dari sang owner untuk menuntut permainan yang indah dan menyerang di setiap pertandingannya bisa menjadi batu sandungan bagi Chelsea untuk berbicara banyak di kompetisi ini.

Inter Milan (Inter), tim yang menjuarai LCE pada edisi 2009/2010 banyak memiliki perubahan. Masuknya pelatih baru Gasperrini dianggap tidak berpengalaman dalam kapasitasnya sebagai pelatih untuk membawa Inter sebagai juara seperti yang dilakukan oleh Jose Mourinho. Kedalaman skuad Nerrazzuri pun berkurang setelah perginya Samuel Eto’o ke klub Rusia Anzhi menambah pesimisme para pecinta bola bahkan penggemar Inter sendiri melihat klubnya menjadi juara LCE di musim ini. Kedatangan Diego Forlan bahkan sulit mengganti peran Eto’o yang begitu dominan musim lalu. Harapan ada pada sosok Sneijder dan Milito, kedua pemain yang berperan besar membawa Inter menjuarai 3 kompetisi pada musim 2009/2010. Keinginan Sneijder yang ingin hengkang ternyata hanya isapan jempol belaka, dan sembuhnya il Principe menjadikan harapan Inter berbicara banyak di panggung LCE masih ada. Kelemahan tim ini adalah pada kedalaman skuad mereka. Beberapa rekrutan tidak bisa menjadi jaminan bahwa kedalaman skuad akan terjamin. Kehadiran Mauro Zarate, Jonathan, Ricky Alvarez, dan Diego Forlan nampaknya masih diragukan kapabilitasnya berbicara banyak di panggung LCE.

Arsenal, dalam keadaan agak gawat setelah ditinggal 2 bintangnya, Cesc Fabregas dan Samir Nasri. Masukknya beberapa pemain berpengalaman diharapkan mampu menambal kepergian mereka, walaupun sering disangkal oleh Arsene Wenger. Kekalahan 2-8 dari MU juga membuat Wenger mendatangkan bek timnas Jerman Per Mertescaker dan bek kiri timnas Brazil Andre Santos. Mikel Arteta dan Yossi Benayoun menambal lini tengah the Gunners yang kehilangan determinasi sejak ditinggal Fabregas dan Nasri. Belum lagi penerus Fabregas, Jack Wilshire yang masih ditunggu oleh para pecinta sepakbola aksinya di lapangan hijau nanti. Arsenal yang tergabung di grup neraka bakalah kerepotan jika tidak memiliki skuad yang mumpuni. Karena Olympique Marseille dan Borrusia Dortmund bukanlah lawan yang dapat dipandang sebelah mata. Dan jika Arsenal mampu mengatasi problem cedera para pemainnya, bukan tidak mungkin Arsenal akan melangkah lebih jauh pada musim ini.

Bayern Muenchen (Bayern), kampiun 4 kali LCE ini 90% masih merupakan skuad lama yang membawa Bayern ke final LCE 2009/2010. Pelatih Louis Van Gaal diganti dengan Juup Heynckes yang pernah membawa Real Madrid menjadi juara LCE. Pencapaian musim lalu yang hanya mencapai perdelapan final dan gagal meraih trofi di ajang apapun membuat manajemen Bayern memecat pelatih Louis Van Gaal yang membawa Bayern mencapai final LCE. Heynckes diharap mampu melebihi pencapaian Van Gaal di ajang ini.mendatangkan 2 pemain bintang Manuel Neuer dan Jerome Boateng untuk menambal lini belakang Bayern yang tidak begitu bagus performanya. Duet lini tengah Robbery (Robben-Ribery) bakal menjadi momok bagi para lawan. Ditunjang dengan Bastian Schweinteger dan Thomas Mueller, Bayern dapat berbicara banyak di LCE kali ini. Hanya saja persoalan internal dapat merusak segalanya seperti yang terjadi musim lalu di mana Van Gaal dan direksi mengalami silang pendapat.

AC Milan (Milan) merupakan tim favorit saya. Tim yang telah mengoleksi 7 gelar juara LCE ini diharapkan mampu meningkatkan pencapaian mereka di musim ini. Lini belakang yang menjadi kelemahan Milan pada umumnya telah membaik musim lalu, apalagi dengan kedatangan Philip Mexes dan Taye Taiwo, maka harapan akan melihat Milan kembali ke jalur perebutan juara semakin menarik. Aquilani dan Nocerino didatangkan hanya untuk menutup lubang yang ditinggal oleh Andrea Pirlo yang hijrah ke Juventus. Tidak terdapat banyak perubahan di dalam skuad AC Milan saat ini. Menarik ditunggu adalah kiprah sang allenatore Massimiliano Allegri kali ini. Musim lalu, Allegri gagal memenuhi ekspektasi para pendukung Milan karena terhenti di perdelapan final. Musim ini Allegri telah diberi target agar Milan mencapai minimal semifinal. Konsentrasi yang terbagi dengan kompetisi domestic dapat menjadi titik lemah Milan dalam mengarungi LCE musim ini.

Iklan
Kategori:Olah Raga
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: